FAQ

Apakah PepNews! itu?

PepNews! adalah weblog atau personal web milik Pepih Nugraha, jurnalis Indonesia, yang mendalami media sosial sejak 2005.

Apakah PepNews! meliput peristiwa dan menyiarkan berita?

PepNews! tidak meliput peristiwa, melainkan menulis ulasan atas peristiwa apapun, baik dalam maupun luar negeri. Karena sifatnya “blogging”, maka penyampaian informasi dilakukan secara bertutur (storytelling) dan opini yang muncul bersifat kebenaran personal yang terbuka untuk didebat dan didiskusikan.

Bagaimana PepNews! memperlakukan fakta peristiwa, data, dan angka yang menyertai sebuah peristiwa?

PepNews! mengolah “big data” yang terpapar baik di media massa maupun media sosial dengan menggunakan “algoritma intuisi”, juga mengolah komentar warga di berbagai media sosial sebagai isu baru. Algoritma yang dihasilkan bukan dikerjakan oleh mesin canggih, melainkan intuisi serta insting jurnalistik dasar, yakni skeptic (ragu) dan curiousity (ingin tahu).

Apakah PepNews! membawa “genre” baru jurnalistik?

Terlalu tinggi kalau disebut sebuah “genre” baru jurnalistik, tetapi PepNews! mengusung “Alternative Journalism” dengan tagline “Ga penting tapi perlu”. “Ga penting” karena hal-hal penting sebuah peristiwa sudah diberitakan media massa. “Perlu” karena intuisi, opini, sikap, pertimbangan, dan putusan sangat mungkin berbeda dengan media arus utama.

Rubrik apa saja yang ada di PepNews! dan bagaimana penjelasannya?

PepNews! memiliki 8 rubrik tetap, yakni FAKTA, GAYA, SKETSA, WACANA, ROMANSA, AKSARA, dan WARGA. FAKTA dimaksudkan sebagai berita (news) berbagai peristiwa, terutama peristiwa politik yang penyajiannya menghindari “Hardnews” atau “Straight News” yang kering. GAYA adalah hobi, gaya hidup, termasuk di dalamnya catatan perjalanan dan catatan jurnalistik ke berbagai tempat. SKETSA adalah “Feature News” atau tulisan tentang sosok orang dan kehidupan manusia. WACANA adalah opini mengenai berbagai fenomena. Itulah empat rubrik yang menjadi “ruh” PepNews!

Mengapa PepNews! juga menempatkan unsur hiburan dalam bentuk fiksi berupa cerpen, serial, dan cerber?

Karena pendekatannya cenderung mengambil bentuk majalah (magazine), maka unsur hiburan menjadi cukup dominan. Pembaca tidak semata-mata mendapat informasi yang mendalam tentang berbagai isu politik dan sosial Tanah Air, tetapi juga hiburan dan pelajaran. Rubrik AKSARA, misalnya, adalah tutorial dan bimbingan menulis sebagai ekstensa dari Fanspage “Nulis bareng Pepih” di Facebook, juga berisi resensi buku. ROMANSA adalah kisah atau cerita fiktif dalam bentuk cerpen, serial, novelet, dan bahkan novel.WARGA adalah surat pembaca yang disampaikan kepada PepNews! 

Apakah pembaca PepNews! dapat menitipkan artikel untuk dimuat?

Memungkinkan melalui halaman kontak dengan menyertakan nama dan keterangan jelas, setidak-tidaknya alamat email, salah satu akun Facebook atau Twitter. Setiap tulisan yang dititipkan di PepNews! tidak diberi imbalan dan penayangannya adalah hak penuh pemilik web. PepNews! juga berhak mengedit naskah warga yang dititipkan tanpa mengubah pokok pikiran yang disampaikan.

Apakah PepNews! bisa dikembangkan ke arah media mainstream dengan memiliki awak media dan Newsroom sendiri?

Sangat terbuka kemungkinan ke arah itu. Bahkan bisa dibangun lebih “advance” lagi karena menggabungkan komentar warga di media sosial, tulisan warga yang sudah dimoderasi, dan jurnalis lapangan yang tidak semata-mata mengejar peristiwa umum yang diketahui publik, tetapi menelusur “behind the story/news” sebuah peristiwa dari sudut pandang yang tidak biasa. Itulah PepNews!

***